Panduan ibadah · モスク
Masjid di Jepang: tempat sholat, dari Tokyo Camii hingga Kobe
Terakhir diperbarui: 10 Juli 2026
Jawaban singkat: Jepang memiliki 100+ masjid. Di Tokyo, ikonnya adalah Tokyo Camii (Yoyogi-Uehara) — yang terbesar di negeri ini — didukung masjid-masjid lingkungan di Asakusa, Ueno-Okachimachi, dan Otsuka. Osaka, Kyoto, Kobe, Nagoya, dan Fukuoka semuanya punya masjid mapan, setiap bandara besar punya ruang sholat, dan musala terus bermunculan di mal dan stasiun seiring tumbuhnya wisata Muslim.
Sholat di Jepang jauh lebih mudah daripada yang dibayangkan kebanyakan wisatawan pemula. Jaringan masjid tumbuh seiring setiap gelombang penduduk dan pelancong Muslim, dan fasilitas di Jepang — terutama bandara — telah menjadikan ruang sholat sebagai infrastruktur standar.
Tokyo
- Tokyo Camii (東京ジャーミイ) — masjid terbesar sekaligus terindah di Jepang: arsitektur Ottoman, pusat kebudayaan Turki, jam kunjungan harian, dan salat Jumat yang padat. Stasiun Yoyogi-Uehara, distrik Shibuya.
- Masjid Otsuka — salah satu masjid komunitas paling aktif di Tokyo, di utara pusat kota pada jalur Yamanote.
- Masjid Asakusa & Ueno-Okachimachi — masjid-masjid kecil di jantung kawasan wisata, dikelilingi toko bahan makanan dan dapur halal; sempurna untuk jeda sholat di sela-sela wisata.
- Ruang sholat — bandara Narita dan Haneda, daftar department store yang terus bertambah di Shinjuku dan Ginza, serta fasilitas wisata di seluruh kota.
Osaka, Kyoto & Kobe
- Masjid Osaka — masjid utama kota di Nishiyodogawa; musala dan ruang sholat wisatawan terpusat di sekitar Namba. Bandara Kansai memiliki ruang sholat di kedua terminal.
- Kyoto — sebuah masjid ditambah beberapa musala, termasuk ruang sholat yang disediakan di sekitar Stasiun Kyoto; industri pariwisata kota ini terkenal sadar-Muslim. Lihat panduan halal Kyoto.
- Masjid Muslim Kobe — yang tertua di Jepang, berdiri sejak 1935 melewati perang dan gempa. Masjid yang aktif sekaligus bagian dari sejarah Muslim-Jepang, 30 menit dari Osaka.
Di luar rute utama
Nagoya, Fukuoka, Sapporo, Sendai, dan sebagian besar kota universitas memiliki masjid atau pusat Islam — komunitasnya biasanya multinasional dan ramah kepada pelancong. Untuk tempat di antaranya: taman, sudut stasiun yang tenang, dan kamar hotel bisa digunakan, dan orang Jepang terkenal tidak mempermasalahkan aktivitas pribadi yang tenang.
Adab berkunjung, singkatnya
- Berpakaian sopan; kerudung untuk perempuan biasanya tersedia untuk dipinjam di masjid-masjid besar.
- Lepas alas kaki di tempat yang ditentukan; area wudu diberi tanda (お手洗い adalah toilet umum — mintalah 礼拝室 reihaishitsu, ruang sholat).
- Salat Jumat menarik banyak jamaah di Tokyo Camii dan Otsuka — datanglah lebih awal; khutbah sering disampaikan dalam beberapa bahasa.
- Aplikasi waktu sholat bekerja normal di Jepang; perhatikan waktu subuh musim panas yang sangat awal.
Padukan dengan panduan wisata Muslimuntuk sisi kulinernya, dan aplikasi Halal Japan untuk restoran dan pemindaian produk di sela waktu sholat.
Pertanyaan yang sering diajukan
Ada berapa masjid di Jepang?
Lebih dari 100 masjid beroperasi di seluruh Jepang per 2026, ditambah jauh lebih banyak musala (ruang sholat kecil) yang dikelola komunitas Muslim setempat, universitas, dan bisnis. Sebagian besar kota dengan komunitas internasional yang cukup besar memiliki setidaknya satu masjid.
Apa masjid terbesar di Tokyo?
Tokyo Camii di distrik Shibuya (stasiun terdekat: Yoyogi-Uehara) adalah masjid terbesar di Jepang — kompleks bergaya Ottoman dengan pusat kebudayaan Turki. Masjid ini menerima pengunjung setiap hari, menyelenggarakan salat Jumat dengan jamaah multinasional yang besar, dan layak dikunjungi hanya untuk melihat arsitekturnya.
Di mana Muslim sholat di bandara Jepang?
Bandara Narita, Haneda, Kansai (Osaka), dan Chubu (Nagoya) semuanya menyediakan ruang sholat khusus, biasanya di area sebelum maupun sesudah imigrasi, dengan fasilitas yang memudahkan wudu. Tanyakan ke meja informasi mana pun soal "prayer room" — mereka sudah terbiasa dengan pertanyaan ini.
Apakah wisatawan boleh mengunjungi Tokyo Camii?
Ya — Tokyo Camii terbuka untuk pengunjung setiap hari dan menyediakan tur berpemandu. Berpakaianlah sopan (kerudung dipinjamkan di pintu masuk untuk perempuan), hindari waktu sholat untuk berwisata kecuali ikut berjamaah, dan aturan fotografi dipasang di dalam. Ini salah satu bangunan terindah di Tokyo, bagi Muslim maupun non-Muslim.
Apakah ada masjid di Kyoto atau Osaka?
Ya. Masjid Osaka melayani kota dari kawasan Nishiyodogawa, dan Kyoto memiliki sebuah masjid serta beberapa musala termasuk ruang sholat untuk wisatawan dekat stasiun. Masjid Muslim Kobe — yang tertua di Jepang, dibangun tahun 1935 — berjarak 30 menit dari Osaka dan selamat dari perang maupun gempa 1995.